1/17/17

Barangsiapa Khawatir Tidak Bisa Bangun di Akhir Malam untuk Melakukan Shalat Witir, Maka Hendaknya Mdakukan Witir di Awal Malam (Sesudah Shalat Isya')

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ خَافَ أَنْ لَا يَقُومَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ فَلْيُوتِرْ أَوَّلَهُ وَمَنْ طَمِعَ أَنْ يَقُومَ آخِرَهُ فَلْيُوتِرْ آخِرَ اللَّيْلِ فَإِنَّ صَلَاةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَشْهُودَةٌ وَذَلِكَ أَفْضَلُ
Dari Jabir RA, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa khawatir tidak bisa bangun di
akhir malam, maka hendaknya melakukan shalat witir di awal malam (sesudah shalat Isya), dan barang siapa yakin akan bangun di akhir malam, maka hendaknya melakukan shalat witir di akhir malam, karena shalat witir di akhir malam itu mendapat penyaksian dan lebih utama''" {Muslim 2/174}